Hari kedua tantangan komprod ini berjalan lancar, Alhamdulillah. Pagi diawali ketika bujang ke 2 mencari buku-buku paket yang harus dikembalikan ke sekolah, dari 8 buku baru dikumpulkan 5 buku sementara 3 buku lain entah di mana, dan Ia mencarinya sesaat sebelum berangkat sekolah. Ibunya dengan berusaha tenang dan tidak ngomel, menemaninya mencari. Walaupun buku tetap belum ditemukan, tapi kami tidak masuk dalam kancah ketidaknyamanan seperti jika saya ngomel "kenapa tidak dipersiapkan sebelumnya, kenapa mencarinya mendadak, di mana disimpannya, kok gak apik" dan kata-kata tidak produktif lainnya, yang biasanya terjadi. Hari ini saya bisa menahan diri, dia juga mengerti kesalahannya sendiri tanpa harus diceramahi. Dia berangkat sekolah dengan tenang berani menghadapi konsekwensi dari keterlambatannya mengembalikan buku paket. Good job me :).
Sementara bujang kedua pergi ke sekolah, anggota keluarga lain packing untuk mudik siang harinya. Persiapan berjalan lancar, semuanya kooperatif, mulai dari menunggu kendaraan, dalam perjalanan, hingga sampai di Ciamis semuanya bahagia. Walaupun Neng kecil sesekali rewel, saya, ayahnya dan para Kaka menanggapinya dengan tenang, mengalihkan perhatiannya. Ternyata, jika ibunya berkomunikasi dengan mereka dalam intonasi yang ramah, tenang dan fokus, hasilnya lebih wow, anggota keluarga lainpun jadi ikut tenang dan bisa belajar berkomunikasi dengan lebih produktif. Alhamdulillah.
Sampai di Ciamis, bertemu nini. Anak-anak riang, ayah ibu tenang, ninipun senang. Si Neng yang tidak henti bergerak, berbicara dan meminta banyak perhatian dapat ditanggapi dengan baik hingga Nini berkata "bisaan euy si Ibu ngobrolna ka budak teh, sabar deuih" komen terindah, Alhamdulillah, semoga istiqomah. Aamiin.
#level1
#day2
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
No comments:
Post a Comment