Hari kesepuluh, seharusnya sudah cukup melatih diri untuk konsisten menerapkan komunikasi produktif kaidah 7-38-55 yang saya pilih untuk dilatih. JIka saya minta penilaian Hanif, the coolest. Katanya "50% nicer, Ibu", Alhamdulillah ada perubahan dan peningkatan, walaupun baru setengahnya :). Semangat berubah Ibuu.
Hari ini berjalan seperti biasa, tidak ada "insiden" berarti kaitan dengan berkomunikasi, anggota keluarga tidak ada 2 orang. Di rumah hanya saya, Neng, Raka dan Hanif. Hanif beraktifitas biasa, depan komputer doing khan academy, "belajar" katanya, tapi sering saya ingatkan, karena walaupun belajar tetap saja tidak terus menerus. Matanya harus istirahat, dan dia juga harus melakukan kewajiban lain di rumah ini. Tidak selalu mudah memintanya beranjak dari depan komputer, tapi saya harus tetap mengingatkan, jangan bosan dan males untuk mengajaknya, mengingatkan kewajibannya sebagai hamba dan kewajibannya sebagai anggota keluarga, ataupun sekedar bermain dengan kami, misalnya. Tidak melulu sendiri. Dan ternyata bukan hanya Hanif yang perlu diingatkan, Raka juga. Kadang saya merasa Raka sudah cukup dewasa untuk tahu dan melaksanakan kewajibannya atau hal-hal yang memang seharusnya dia lakukan. Tapi tidak begitu, kadang dia terlalu asyik melakukan apa yang dia suka, penting atau tidak untuk kehidupannya kini dan nanti, entahlah. Dia juga masih harus saya toel. Untuk anak-anak kami, sejauh ini, baru sholat di Masjid yang tidak perlu lagi saya ingatkan. Mereka sudah otomatis beranjak ketika waktunya sholat tiba. Alhamdulillah.
Berkaitan dengan ingat dan mengingatkan, sebetulnya bukan hanya anak-anak yang masih perlu untuk terus diingatkan. Saya juga, si Ibu, si orang dewasa ini masih perlu dan harus sering-sering diingatkan. Caranya itu yang harus tetap diperhatikan, bagaimana supaya proses ingat dan mengingatkan ini berlangsung efektif. Inilah yang sedang saya pelajari dan latih. Kaidah-kaidah berkomunikasi produktif secara keseuruhan harus dilatih untuk konsisten diterapkan. Baru satu kaidah yang saya terapkan, sudah sangat terasa manfaatnya. Saya merasa nyaman, merasa menjadi Ibu yang lebih baik, anak-anak juga lebih bahagia ketika meresponnya.
Oh Alloh berikan kemudahan kepada saya, si Ibu yang punya banyak amanah ini, untuk terus belajar, bersabar dan konsisten melatih diri memampukan diri mendampingi diri dan anak bertumbuh di jalanMU, menuju RidhoMu. Aamiin.
#day10
#level1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
No comments:
Post a Comment