Wednesday, July 19, 2017

Melatih Kemandirian #1

Adalah mendunda-nunda pekerjaan yang menjadi musuh besar saya saat ini. Salah satunya adalah mencatat dan mendokumentasikan proses melatih kemandirian yang menjadi tugas IIP kali ini. Baiklah, saya akan mencoba bercerita tentang kemandirian yang dilatihkan kepada Hanif dan Kantia.

Tahun ajaran baru ini, Hanif memasuki kelas 8 Mts, setahun kemarin, kami mengantar jemput ia  ke sekolah dengan menggunakan ojeg langganan. Kali ini dengan melalui kesepakata bersama, Hanif mulai pergi dan pulang sekolah sendiri menggunakan kendaraan umum, ojeg, angkot kemudian ojeg lagi. Sudah seminggu berselang, Alhamdulillah so far so good, walaupun ibunya deg-degan tiada terkira, namun berusaha untuk mengenyampingkan rasa khawatir itu dan berdo'a serta meyakinkan diri bahwa semua akan baik-baik saja. Kenapa kemandirian ini yang dilatihkan kepada Hanif? karena selama ini, Ia selalu mengandalkan orang lain. Ada solusi mudah untuk pergi dan pulang sekolah. Tinggal naik dan turun ojeg, dan banyak hal lain yang ia tidak harus memikirkannya. Sekarang, kami coba untuk setahap demi setahap memberi tanggung jawab besar padanya untuk bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri. Semoga, ikhtiar ini bisa berjalan lancar dan membawa hasil. Dan selanjutnya kemandirian- kemandirian lain bisa dilatihkan kembali.

Sedangkan untuk Neng Kantia, yang berusia 3 thn 8 bln, saya ingin melatihnya untuk makan sendiri. Selama ini, karena sangat aktif dan terkadang susah makan, saya selalu menyuapinya dan Ia masih bergerak ke sana ke mari. Kali ini saya latih untuk bisa makan sendiri. Awalnya Ia menolak, saya bujuk tetap menolak, akhirnya saya menawarkannya untuk selang seling, satu kali saya suapi dan satu kali Ia yang menyuapi dirinya sendiri, trik ini berhasil. Sampai selesai Ia bisa makan sendiri. ALhamdulillah.


#level2
#Bunsayiip
#melatihkemandirian
#tantangan10hari

No comments:

Post a Comment